Coaching Clinic Penulisan Karya Ilmiah Akademik Bagi Santri Persis 1-2 Pajagalan Bandung

 

Di tengan pandemi corona yang masih belum juga berlalu, empat dosen prodi sastra Indonesia universitas pamulang tetap menyelenggarakan tridarma perguruan tinggi, yaitu Pengabdian kepada Masyarakat (28/4/2021). Ada metode yang berbeda kali ini, jika sebelumnya kegiatan PkM dilakukan dengan cara tatap muka di mana dosen akan secara langsung bertemu dengan masyarakat, kali ini kegiatan PkM dilakukan secara tatap maya (Webinar). Di masa pandemi ini, banyak media-media online yang dapat memfasilitasi pertemuan secara tatp maya, sebuat saja media Zoom atau Google Meet.

Dengan memanfaatkan kedua media tersebut, pelaksanaan PkM diwujudkan dalam bentuk Webinar dan bekerjasama dengan Pesantren Persatuan Islam tertua di Bandung, yaitu PPI 1-2 Pajagalan Bandung. Kegiatan ini  mengusung tema “Coaching Clinic: Penulisan Karya Tulis Ilmiah Akademik” dan diperuntukkan bagi seluruh tenaga pengajar juga para peserta didik di sekolah tersebut, terkhusus para peserta didik yang duduk di bangku kelas XII. Tema ini diusung dalam rangka menjawab kebutuhan para peserta didik juga para tenaga pengajar mengenai materi penulisan dan penulisan karya tulis ilmiah.

Webinar ini mendapat tanggapan yang sangat positif dari pihak sekolah. Para peserta didikpun menyambut acara ini dengan sangat antusias. Diselenggarakan selama 2 sesi, empat narasumber dalam acara ini memaparkan materi yang sarat akan ilmu mengenai penulisan karya tulis ilmiah. Fokus dalam webinar ini adalah penulisan karya tulis ilmiah untuk siswa tingkat SMA, secara sistematik penulisannya hampir sama dengan penulisan Skripsi untuk mahasiswa.

Karya tulis ilmiah merupakan kewajiban yang harus dilakukan para peserta didik di PPI 1-2 Pajagalan Bandung sebagai salah satu syarat kelulusan. Para siswa menyebutnya sebagai “mini skrispi”. Hal yang dirasa sulit dalam proses penulisan ini adalah cara merumuskan masalah, ungkap Hilman. Berbeda dengan Hilman, peserta bernama Irfa mengungkapkan masalah yang berbeda, yaitu pemilihan tema yang layak dijadikan sebagai karya tulis ilmiah. Ada juga yang mengungkapkan bahwa kesulitan dalam penulisan ini adalah menemukan referensi.

Kegelisahan-kegelisahan ini dengan gamblang dijawab oleh para pemateri.